Posted by : Unknown
Selasa, 01 Agustus 2017
Dengan
semakin majunya teknologi untuk memudahkan masyarakat dalam pemberian layanan
public kini negara-negara sudah banyak yang mengembangkan E-government.
E-government sendiri adalah penggunaan teknologi dan informasi yang menggunakan
internet yang notabene menggunakan situs atau portal. Dengan adanya
E-government ini diharapkan pemerintah dapat memberikan layanan yang memudahkan
masyarakat dan juga pemerintah.
Indonesia
sendiri sudah menyediakan layanan secara online bagi masyarakat yang situsnya
dapat diakses di http://indonesia.go.id/ dengan
tampilan awal atau home seperti berikut.
Ada berbagai layanan dan informasi yang
disediakan dalam situs Indonesia. Baik dari segi kesehatan, keuangan,
pendidikan, kependudukan dan lain sebagainya. Adapun layanan yang disediakan di
situs Indonesia dapat dilihat melalui gambar berikut.
Dengan layanan yang disediakan pemerintah
secara online ini belum seluruh masyarakatnya tahu. Apabila dilihat dalam penggunaan
langganan internet, di Indonesia sudah banyak yang menggunakan internet. Dapat
dilihat melalu grafik berikut.
| (source: knoema) |
| (source: http://www.internetworldstats.com/top20.htm) |
Apabila
dilihat secara nyata kini masyarakat Indonesia tidak terlepas dari gadget untuk
mengakses internet. Dengan semakin majunya teknologi kini internet seperti
“kebutuhan” bagi masyarakat. Sehingga banyak orang yang menggunakan langganan
intenet ataupun membeli kuota hanya untuk internet saja baik dari kalangan
anak-anak hingga kalangan orang tua. Berbeda ketika tahun 2000an dimana
penggunaan internet belum banyak dan penggunaan gadget atau smartphone pun
belum sebanyak sekarang. Hal tersebut terjadi karena mahalnya harga untuk
mengakses internet dan untuk membeli smartphone harganya lumayan mahal dan
jarang sekali masyarakat yang menggunakan smartphone. Untuk mengakses internet
pun masyarakat harus pergi dahulu ke warnet atau warung internet. Karena
jarangnya masyarakat yang memasang koneksi internet dirumah pada saat itu.
Berbeda dengan sekarang, dimana hamper setiap rumah sudah memasang koneksi
internet atau sering disebut dengan wi-fi. Sehingga tidak perlu ke warnet untuk
mengakses internet, dengan membeli kuota pun kini dapat mengakses internet di
smartphone.
Melalui
internet ini masyarakat dapat berkomunikasi dengan mudah tanpa beratatap muka.
Akan tetapi apakah masyarakat sudah mengetahui mengenai layanan online yang
disediakan oleh pemerintah Indonesia? Apabila melihat kondisi saat ini, belum
banyak masyarakat yang mengetahui layanan online ini. Masih banyak masyarakat
Indonesia yang apabila memerlukan layanan pemerintah datang langsung kekantor
pemerintah setempat tidak melalui internet. Hal ini dapat terjadi karena
kurangnya sosialisasi pemerintah kepada masyarakat bahwa pemerintah kini
menyediakan layanan public secara online. Sehingga masyarakat tidak usah
repot-repot datang ketempat, cukup dirumah dengan mengakses situs Indonesia
ataupun situs daerah kota dan masyarakat dapat memperoleh layanan dan informasi
dengan mudah melalui internet.
Adapun
program pemerintah salah satunya adalah pembuatan e-ktp, yaitu ktp elektronik.
Akan tetapi e-ktp ini sendiri tidak berjalan dengan baik. Selain adanya tindak
korupsi yang dilakukan oleh pejabat-pejabat yang bersangkutan, proses pembuatan
e-ktp ini sendiri berlangsung sangat lama sekali. Ada beberapa masyarakat yang
sudah berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun belum mendapatkan e-ktp. Akan tetapi
apabila ada masyarakat yang belum mendapatkan e-ktp dapat meminta surat
keterangan kekantor kecamatan.
Padahal,
dengan semakin meleknya masyarakat Indonesia dengan internet ini dapat
dimanfaatkan oleh pemerintah dalam implementasi e-government yang disediakan
pemerintah. Sehingga pemerintah dan masyarakat dapat mempermudah kinerja
masing-masing. Alangkah baiknya pemerintah mensosialisasikan adanya layanan
public online yang disediakan pemerintah. Baik melalui iklan di televise ataupun
dimedia sosial. Karena kini masyarakat Indonesia rata-rata update berita ataupun
informasi melalui internet.
Hal ini
dapat berpengaruh terhadap demokrasi yang terjadi di Indonesia. Dengan adanya
e-government maka masyarakat dapat melihat transparansi dana dan melihat
perkembangan dari hasil kinerja pemerintah. Sehingga bisa terjadi interaksi
antara pemerintah dengan masyarakat. Sehingga demokrasi itu sendiri dapat
berkembang dengan semakin majunya teknologi. Akan tetapi, saat ini banyak
berita atau informasi yang sifatnya provokasi ataupun hoax. Maka dari itu
masyarakat Indonesia diharapkan lebih cerdas dalam menyaring berita ataupun
informasi yang berbau provokasi ataupun fitnah. Harus ditelusuri dulu apakah
berita ataupun informasi tersebut benar atau tidak. Apabila tidak, maka
demokrasi di indoensia tidak dapat berjalan dengan baik. Tapi, apabila
informasi atau berita dapat disaring oleh masyrakat dan masyrakatpun dapat
menggunakan internet dengan baik dan bijak makan demokrasi di Indonesia pun
dapat berjalan dengan baik bahkan berkembang menjadi lebih baik.
Berbeda
dengan masyarakat di Filipina, penggunaan internet di Filipina mengalami
peningkatan dari tahun ke tahun dibandingkan dengan di Indonesia yang sempat
mengalami penurunan. Dapat dilihat melalui grafik berikut.
Dilihat
dari situs e-government Filipina, layanan yang disediakan lebih banyak dan
lebih baik dibandingkan negara Indonesia. Situs e-government Filipina dapat
diakses di https://www.gov.ph/ dengan
tampilan home sebagai berikut.
Pengguna
internet di Filipina mengalami perkembangan dari tahun 90an. Pada tahun 1995
ada sekitar 60 perusahaan telepon di Filipina, namun hampir seluruhnya berada
di perkotaan. Sehingga cukup sulit untuk masyarakat yang ada didesa menggunakan
telepon. Tidak semua masyarakat di Filipina bisa menggunakan panggilan telepon
dahulu, karena mahalnya biaya tarif telepon. Kemudian dengan adanya internet
dan seiring dengan berkembangnya internet, hampir ada 100 penyedia layanan
internet di Fiipina. Akan tetapi kebanyakan dari penyedia layanan internet
memiliki koneksi di Amerika Serikat sehingga berpengaruh terhadap biaya
internet di Filipina.
Biaya internet
di Filipina cukup mahal sehingga tidak banyak yang menggunakan internet secara
pribadi. Banyak masyarakat yang menggunakan internet melalui kafe internet atau
istilah di Indonesia sendiri yaitu “warnet”. Dimana kafe internet ini banyak
digunakan untuk game online dan mengakses web oleh masyarakat Filipina.
Pada tahun 2012, ICTO (Information and Communications Technology Office) membuat Program Pemerintah Terpadu Filipina (iGovPhil) sebuah situs yang menampilkan lebih banyak layanan bagi masyarakat dan juga platform. Terdapat layanan yang disediakan diantaranya hosting email dengan id user@agency.gov.ph yang disediakan oleh pemerintah. Kelebihan dari hosting email tersebut ialah data-data masyarakat akan aman, adanya transparansi, mempermudah pengiriman barang dan jasa. Kemudian disediakannya PhPay untuk melakukan transaksi pembayaran secara online melalui pemerintah baik oleh masyarakat ataupun urusan bisnis. Hal ini sangat bagus diadakan karena dapat mengurangi tindak pidana korupsi.
Berbeda dengan
Indonesia, belum ditemukannya atau disediakannya situs khusus mengenai layanan
(e-services) bagi masyarakat Indonesia seperti yang disediakan oleh Filipina. Untuk
layanan yang lebih lengkap di Indonesia dapat dilihat kembali lewat situs portal
daerah masing-masing bagi masyarakat. Layanan yang disediakan di Filipina lebih
banyak disbanding layanan yang disediakan di Indonesia. Salah satunya dari
layanan pajak.
Dapat
dilihat dari kedua situs antara negara Indonesia dengan Filipina berbeda dalam
hal pelayanan diberikan. Di Indonesia disediakan layanan Surat Pemberitahuan
secara online, mengurus mengenai administrasi dan informasi mengenai
perpajakan. Sedangkan di negara Filipina layanan yang disediakan lebih beragam.
Layanan yang disediakan di Filipina diantaranya yaitu registrasi online wajib pajak, pelaporan penjualanan bulanan kotor menggunakan Cash Register Machine (CRM), Point of Sale (POS) System and Other Sales Machines (OSM) ataupun berbagai chanel lainnya. Kemudian adapula buku resmi mengenai system bea cukai, system otomatis yang memfasilitasi siklus dari proses pemotongan pajak dan masih ada berbagai layanan pajak lain yang disediakan.
Layanan yang disediakan di Filipina diantaranya yaitu registrasi online wajib pajak, pelaporan penjualanan bulanan kotor menggunakan Cash Register Machine (CRM), Point of Sale (POS) System and Other Sales Machines (OSM) ataupun berbagai chanel lainnya. Kemudian adapula buku resmi mengenai system bea cukai, system otomatis yang memfasilitasi siklus dari proses pemotongan pajak dan masih ada berbagai layanan pajak lain yang disediakan.
Melihat perbandingan
dari layanan dan masyarakat pengguna internet antara Indonesia dan Filipina
dapat dikatakan negara Filipina lebih maju dibandingkan dengan Indonesia. Layanan
yang disediakan pemerintah Filipina bagi masyarakatnya lebih banyak serta
informasi yang disediakan pun cukup banyak dan lengkap. Berbeda dengan
Indonesia layanan yang diberikan tidak sebanyak pemerintah Filipina. Alangkah baiknya
apabila pemerintah Indonesia dapat melihat layanan-layanan yang disediakan
Filipina sebagai contoh untuk memperbaiki system layanan di Indonesia salah
satunya yaitu PhPay. Apabila dapat diterapkan di Indonesia kemungkinan tindak
pidana korupsi pun dapat berkurang dan layanan yang diberikan pun lebih baik
bagi masyarakat.
